Berita

Peralatan pendingin mengacu pada peralatan yang terutama digunakan untuk mendinginkan makanan awak kapal, mendinginkan semua jenis barang, dan AC kabin di musim panas. Hal ini terutama terdiri dari kompresor, katup ekspansi, evaporator, kondensor, aksesori dan saluran pipa. Menurut prinsip kerjanya, dapat dibagi menjadi peralatan pendingin kompresi, peralatan pendingin absorpsi, peralatan pendingin jet uap, peralatan pendingin pompa kalor, dan peralatan pendingin listrik. Aplikasi yang paling umum di kapal adalah peralatan pendingin kompresi. Siklus kerja peralatan menghilangkan panas dari benda dan sekitarnya, menyebabkan dan mempertahankan keadaan suhu rendah tertentu. Refrigeran yang digunakan sebagian besar adalah Freon dan amonia, terutama Freon yang paling banyak digunakan. Namun karena efek Freon yang merusak lapisan ozon di atmosfer, Freon mulai dibatasi oleh peraturan perlindungan lingkungan. Amonia dan zat pendingin baru lainnya diadopsi kembali dan diproduksi uji coba.
Ada dua metode pendinginan peralatan pendingin: pendinginan langsung dan pendinginan tidak langsung. Pendinginan langsung adalah dengan memasang evaporator lemari es di dalam kotak atau bangunan alat pendingin, dan menggunakan penguapan zat pendingin untuk langsung mendinginkan udara di dalamnya, dan mendinginkan benda yang perlu didinginkan dengan udara dingin. Keuntungan metode pendinginan ini adalah kecepatan pendinginan yang cepat, perbedaan suhu perpindahan panas yang kecil, dan sistem yang relatif sederhana sehingga banyak digunakan. Pendinginan tidak langsung mengandalkan penguapan zat pendingin di dalam evaporator lemari es, sehingga zat pendingin (seperti air garam) didinginkan, kemudian zat pendingin tersebut dimasukkan ke dalam kabinet atau bangunan alat pendingin, dan udara di dalamnya adalah didinginkan oleh penukar panas. Metode pendinginan ini memiliki kecepatan pendinginan yang lambat, perbedaan suhu perpindahan panas total yang besar, dan sistem yang lebih rumit, sehingga hanya digunakan dalam kesempatan yang lebih sedikit, seperti pembuatan es air asin dan penyimpanan dingin dengan persyaratan suhu konstan.
Menurut tujuan pendinginan dan metode pemanfaatan dingin yang berbeda, peralatan pendingin secara kasar dapat dibagi menjadi empat kategori: peralatan pendingin untuk pendinginan, peralatan pendingin untuk pengujian, peralatan pendingin untuk produksi, dan peralatan pendingin untuk pengkondisian udara.
Peralatan pendingin untuk pendinginan terutama digunakan untuk menyimpan atau mengangkut makanan dan barang lainnya dalam kondisi suhu rendah, termasuk berbagai lemari es, gudang pendingin, truk berpendingin, kapal berpendingin, dan wadah berpendingin.